Pages

Subscribe:

Sunday, September 1, 2019

Donor Darah 01 September 2019

YAYASAN PUÑÑA KARYA
Sotthi Hontu

Tak terasa sudah 3 bulan lebih sejak 26 Mei 2019 Vihara Puñña Karya mengadakan donor darah yang memang rutin dilakukan bekerja sama dengan PMI, maka pada tanggal 1 September 2019 ini kita kembali mengadakan donor darah. Peserta donor darah pada kali ini berjumlah 81 orang tetapi yang bisa mendonorkan darahnya hanya 43 orang (biasanya +/- 70 orang). Hal ini banyak disebabkan hemoglobin (Hb) yang tidak sesuai standard atau di bawah standard (harus > 12.49). Pengertian dari hemoglobin sendiri adalah protein dalam sel darah merah yang juga berisi zat besi. Darah berwarna merah karena adanya kandungan protein hemoglobin. Fungsi Hb adalah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, terutama paru-paru.


Kegiatan donor darah ini selain kita bisa melakukan perbuatan baik secara bersama-sama, juga merupakan ajang para umat dan kerabat serta para pengurus untuk berkumpul di Vihara Puñña Karya dan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali. Donor darah dimulai jam 09:00 wib s/d 12:00 wib.

Inilah beberapa orang dari jajaran pengurus Yayasan Puñña Karya yang tak kenal lelah dan selalu berjuang demi kemajuan Vihara kita tercinta ini. Dari kiri ke kanan, Upc. Yodih Wijaya (Ketua Dayaka Sabha merangkap Bendahara Umum Yayasan Puñña Karya ), Upc. Ong San (Ketua Badan Pengawas Yayasan Puñña Karya), Upc. Oan Azazat (Ketua Umum Yayasan Puñña Karya), Bpk. Tedy (Anggota Badan Pembina Yayasan Puñña Karya), Bpk. Seng Hwa (Anggota Badan Pengawas Yayasan Puñña Karya)



Sebelum donor darah seperti biasa, kita mengisi formulir pendaftaran yang isinya mengenai data pendonor dan riwayat penyakit (apabila ada) dan mengenai kondisi fisik para pendonor seperti tidur yang cukup, apakah minum obat beberapa hari sebelum donor dan lain-lain.


Setelah mengisi formulir pendaftaran maka pendonor akan dicek tensi darahnya, selanjutnya dicek hemoglobinnya (Hb) (minimal harus 12,5). Para pendonor harus memenuhi kriteria baru diperbolehkan, karena hal ini merupakan syarat mutlak dari PMI demi kebaikan para pendonor dan calon penerima donor.



Setelah semuanya dicek dan memenuhi kriteria untuk mendonorkan darahnya, maka para pendonor menunggu antrian dan setelah itu dapat langsung mendonorkan darahnya seperti gambar di bawah ini.





Dan yang tak boleh dilewatkan adalah hidangan yang disajikan oleh panitia dengan masakan tradisional yang tak kalah rasanya dengan masakan internasional ☺. Ini semua hasil dari kontribusi para ibu-ibu yang selalu setia membantu untuk urusan konsumsi. Dan akhir kata dari kami sampai jumpa di donor darah berikutnya.



Metta Cittena


Yayasan Puñña Karya 





0 comments:

Post a Comment

hfj1105@yahoo.com